Pages

Wednesday, June 29, 2011

Pesawat dan Landasan ketika Musim Dingin


Pelajaran yang berharga hari ini adalah ketemu sama temen bokap pilot maskapai Singapore Airlines. 

Walaupun sering gue ketemu dia tapi hari ini ada hal yang baru gue tau. Meskipun selama ini gue adalah anak seorang pilot juga tapi ternyata ada pekerjaan pilot yang ga pernah gue tau.
Pekerjaan pilot memang berat, selain dituntut harus mengerti semua instrumen pesawat, pilot juga dituntut untuk bisa memperhitungkan segala sesuatunya.

Selama ini yang gue tau, gue alami dan gue lihat itu pekerjaannya memang sangat complicated. Walau pun sesungguhnya pilot itu sendiri kalo ditanya pasti jawabannya itu Nggak susah jadi pilot.
Selama ini gue liat pilot itu terbang (Take Off) dan Mendarat (Landing) itu yang gue tau di Indonesia itu dilandasan yang kering atau basah karena hujan. Mungkin secara awam ada 2 kondisi itu yang sering kita tau. Tetapi itu di Indonesia, yang punya musim cuma 2. Musim panas dan musim hujan.

Diluar negri yang punya 4 musim pastinya akan kebagian musim dingin. Nah, ngobrol2 musim dingin. Tadi gue ngobrol sama pilot maskapai Singapore Airlines a.k.a SQ yang uda berpengalaman terbang ke beberapa negara yang mempunyai 4 musim. Dan tadi kita ngomongin masalah kalo saat musim dingin.

Akhirnya dia menceritakan sambil menunjukkan beberapa foto dan video.
Bahwa saat musim dingin dan salju turun dengan derasnya. Airport khususnya bagian taxi way (jalan menuju apron) , Apronnya sendiri dan Runway (Landasan) pasti ditutupi oleh salju, begitupun pesawat yang di kendaraiinya.

Untuk terbang dari airport tersebut, ternyata pesawat harus di siram dengan semacam cairan untuk melelehkan es atau salju (De-icing) yang menumpuk pada pesawat khususnya dibagian sayap pesawat karena di khawatirkan jika sayap pesawat tertutup es atau terjadi icing makan pesawat tidak dapat terangkat ke udara. Setelah disemptrokan pilot hanya mempunyai waktu 40 menit untuk dapat menjalankan pesawatnya di taxi way kemudian make a line dan take off. Apabila terjadi antrian pada saat menuju run way dan waktu 40 menit sudah habis atau expired maka pesawat harus balik lagi ke apron untuk disemprotkan cairan kembali.

Sebelum take off pun run way akan dibersihkan oleh mobil pembersih es yang jumlahnya juga tidak sedikit, walaupun landasan2 di negara2 4 musim itu sudah memakai heater dibawah landasan tersebut, tetapi tidak boleh terjadi genangan air di landasan. Oleh karena itu mobil2 tersebut harus membersihkannya sampai landasan dinyatakan siap dipakai untuk take off atau lepas landas.

Kolaborasi antara waktu 40 menit, ijin untuk take off dan menunggu mobil serta waktu2 lainnya yang kita secara awam itu tidak terlalu ngerti. Harus bener2 diitung dan itu bener2 kerjaan berat pilot dan itu keliatan sekali profesionalismenya. Mungkin khusus pilot2 domestik di Indonesia tidak pernah mengalami hal tersebut. Makanya untuk jadi pilot diluar negri itu tidak mudah karena banyak sekali aspek yang harus diperhatikan.

Mungkin hal ini perlu diperhatikan untuk temen2 yang pengen jadi pilot, mudah2an pekerjaan yang dimaksud itu tidak dilihat dari materi yang diterima tetapi juga kewajiban yang harus dijalankan dan pikul dalam bekerja sebagai pilot atau penerbang.

Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.

Dibawah ini akan gue kasih beberapa video yang gue coba search di Youtube tentang proses2 diatas.



No comments:

Post a Comment